Get Reality..!!

Sugiarso Mulia Saputra ||
Seolah-olah ingin cepat terbang padahal baru belajar mengembangkan sayapnya.
Recent Tweets @
Posts I Like
Who I Follow

rufisa:

keep walking :)

tyanursalma:

fatimahkurniawan:

putri-ardiningtyastuti:

annaanaa:

aishanosekai:

dear my future…

:’)

*ah iya. ini terinspirasi dari buku Prophetic Parenting.. :)

Dear my future children.
This is your mom.
Keep trying to be your best.
:)

Sabaaaaarrrr y naaakkkk

hahah, i’ll do my best, my future children :)

dear my future children. I’ll do my best ;’)

makanya ga boleh maless :D

tomthahir:

Penasaran Bagaimana Karakteristik kamu berdasarkan Golongan Darah, Intip Yukkk

1

Sekilas Tentang Gambaran Umum Setiap Golongan Darah

Golongan Darah A

M1m4m7m10Golongan Darah Om13m16

m19

Golongan Darah AB

m21m24

1. Mengenai Ketepan…

Ga akan pernah ngerti sampe kita jadi orang tua sendiri :D

ashburgbrug…brubugburashgbrurrrrr

qaulanahsana:

indahhardani:

pratamidiah:

jagungrebus:

He gets nothing,he won’t be richer,he won’t be on tv,
still anonymous,and not a bit more famous.

What he does receives are emotions,he witnesess of happiness.Reaches a deeper understanding,feels the love,receives that money can’t buy. A world made more beautiful.

And in you life?

What is that you desire most?

Jabatan? Popularitas? Uang? Pengakuan bahwa kita sudah melakukan sesuatu untuk dunia? Ah, mari menampar muka sendiri

Dan kebaikan akan kembali lagi pada si pembuat kebaikan.

KEREEEN :”)

Karena jika tentang berbagi kebaikan, teori 1-1 = 0 tidak akan berlaku sama sekali :”)

Membentuk senyuman dan kenyamanan dalam wajah dan hati ke orang lain itu adalah karya yang paling indah untuk dilihat dan dirasa. :”)

(via iqbalsujidaramadhan)

Saya masih cinta dunia pertanian koq, saya masih suka dengan dunia ke-agraria-an di indonesia. Inovasi ini sungguh menarik sekali kawan, sungguh!! 

taufiqsuryo:

Ada dua orang bersahabat..

yang satu bernama “Logika” dan yang satunya lagi bernama “Takdir”. Keduanya naik mobil dalam sebuah perjalanan yang panjang. Di tengah perjalan mobil mereka kehabisan bahan bakar. Keduanya berusaha melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sebelum datang waktu malam. Keduanya berusaha menemukan tempatberistirahat, setelah itu baru melanjutkan lagi perjalanan. Si Logika memutuskan untuk tidur di bawah sebatang pohon. Sedangkan si Takdir memilih tidur di tengah jalan.

Logika berkata kepada Takdir: Kamu gila! Kamu menjatuhkan dirimu kepada kematian. Boleh jadi ketika kamu tidur ada mobil yang lewat dan melindas tubuhmu. Takdir menjawab: Saya tidak akan tidur kecuali di tengah jalan ini. Boleh jadi ada mobil yang datang lalu ia melihatku dan mengajakku bersamanya.Akhirnya Logika betul-betul tidur di bawah pohon dan Takdir tidur di tengah jalan.Tidak beberapa lama setelah keduanya tertidur lewat sebuah mobil besar dalam kecepatan tinggi. Tatkala ia melihat seseorang tidur di tengah jalan, ia berusaha berhenti dengan mendadak, tapi sayang ia tidak bisa.Akhirnya ia membanting stir dan mobil itu berbelok ke arah pohon dan langsung menabrak Logika, dan selamatlah si Takdir.

Inilah kenyataan hidup. Takdir memainkan peranannya di tengah-tengah manusia. Kadang-kadang sekalipun ia bertentangan dengan Logika. Maka boleh jadi terjadinya delay dalam penerbangan ada keselamatan di balik itu. Boleh jadi tertunda kita mendapatkan hak kita karena ada hak orang lain yang selama ini kita abaikan dan kita tidak memperdulikan. Boleh jadi kita terlambat menikah ada keberkahan di balik itu. Boleh jadi kita belum dikaruniai anak ada kebaikan di balik itu. Boleh jadi ditolaknya lamaran kerja kita ada hikmah besar di balik itu.Tertundanya pertolongan dan kemenangan pasti ada manfaat yang sangat besar di belakang itu.

Thank you, Vid.

“Boleh jadi kalian membenci sesuatu padahal ia baik bagimu.”

Juara Bang dea !!

(via iqbalsujidaramadhan)

Setiap do’a adalah setiap yang kita lakukan

(via pralapitaputri)

Last day in Balikpapan – at Sepinggan International Airports – See on Path.

Ada yang beda di hari Rabu, 19 Maret ’14 kemarin.

Seperti biasa perjalanan saya dari rumah ke kampus menggunakan transportasi massa yaitu kereta, angkutan paling murah (menurut saya) dan cepat (secara teknis karena tidak perlu macet-macetan) plus ber-AC :).

Keberangkatan kemarin berbeda, karena saya berangkat jauh lebih pagi dengan jadwal keberangkatan 5.45 wib. Masih sepi dan lengang di dalam kereta, ini yang bikin enak kalau berangkat (sangat) pagi. Mata masih perih sebenernya (udah bangun pagi pas didalam kereta kena AC pula).

Ada sekitar 7 stasiun yang mesti dilewatin dari Bekasi ke tujuan saya di Stasiun Cikini (Bekasi - Kranji – Cakung - Klender Baru – Buaran – Klender – Jatinegara – Manggarai – Cikini). Sampai di Stasiun Jatinegara biasanya Masinis mulai berbicara di mic nya untuk memberitahukan kalau kereta sudah sampai di Stasiun tersebut (stasiun sebelum-sebelumnya biasanya hanya menggunakan suara otomatis). Nah, baru kali ini dan ini yang membuat saya kaget tapi seneng aja Masinis tersebut mengumumkan tiba di stasiun dengan cara yang berbeda..!!

“Sesaat lagi Anda akan tiba di Stasiun Jatinegara, periksa kembali tiket dan barang bawan Anda pastikan tidak ada yang tertinggal. Selamat beraktifitas dan Tetap Semangat..!!…Stasiuun Jatinegara.”

Wiuw..kata yang bercetak tebal ga pernah saya dengar selama saya naik kereta dari tahun 2013 sampai saat itu, kereeenn, luar biasa, menarik menarik sangaaat menarik perhatian saya, saat itu saya langsung tersenyum. Ini luar biasa ketika seorang masinis memberikan semangat kepada penumpangnya. Bahkan dari Pilot saja belum pernah saya dengar kata-kata tersebut (baru dua kali naik pesawat sih :p).  Saat itu saya langsung melihat sekeliling saya dan memang saya ga melihat orang yang reaksinya sama seperti saya, semua terlihat datar, tidur dan menguap -.-“.

Sesampai di Stasiun Manggarai saya memastikan apakah Masinis tersebut menggunakan kata-kata itu lagi. Ternyata..

“Sesaat lagi Anda akan tiba di Stasiun Manggarai, periksa kembali tiket dan barang bawan Anda pastikan tidak ada yang tertinggal. Selamat beraktifitas dan Tetap Semangat..!!…Stasiuun Manggarai.”

Saya pastikan dia selalu menggunakan kata-kata tersebut di pagi itu sepanjang perhentian kereta hingga tujuan akhir Jakarta Kota.

Bayangkan ketika semua pengemudi berbagai macam abang (abang becak, abang ojek, dan abang-abang lainnya –ga enak kalo pake kata ‘tukang’-) yang notabene-nya sering dan paling banyak bertemu dengan masyarakat dalam memulai aktivitasnya mengucapkan kata Semangat!! Bayangin coba ketika kalian memberikan ongkos dan abang sopirnya memberikan kembalian uangnya sembari mengatakan ‘Tetap Semangat, neng/tong/mas/mbak/pak/bu/dek..!!’ sambil senyum pula. Simple but powerfull.

Begitupun sebaliknya ketika kita sebagai seorang penumpang mengatakan hal tersebut kepada pengemudi angkutan massa, kita memang tidak perlu tahu tentang perasaan si abang sopir ketika kita mengatakan kata-kata Semangat, terima kasih atau lainnya. Kita hanya perlu tahu kalau memberikan semangat untuk seseorang yang sudah membantu kita juga akan sangat memberikan setidaknya sedikit extra tenaga untuk spirit mereka. Spirit untuk menjaga mereka dari kelelahan dan suntuknya jalanan kota.

“Sesaat lagi Anda akan tiba di Stasiun Cikini, periksa kembali tiket dan barang bawan Anda pastikan tidak ada yang tertinggal. Selamat beraktifitas dan Tetap Semangat..!!…Stasiuun Cikini.”

Ahh..Stasiun Cikini pun sampai, sebelum pintu kereta terbuka dalam hati saya berkata, “Pak Masinis!! Terima kasih, semangat juga untuk Bapak, terima kasih atas semangat yang bapak berikan untuk ribuan penumpang yang naik di kereta yang Bapak kemudikan, semoga semangat yang Bapak berikan tertular ke penumpang-penumpang lainnya :). SEMANGAT!!”

(via etaita)

aiihh mateee..

aiihh mateee..