Menindaklanjuti postingan yang sebelumnya :D
Oke..gw ga tau apakah batas umur gw yang udah cukup dewasa atau muka gw yang udah cukup dewasa diliat orang, lagi asik-asik browsing-browsing tiba-tiba membuka percakapan di chat media online.
Heehh..yaa saya aamiin-kan saja. ^^” (ada-ada saja)
Pesan untuk sahabat
Assalamualaikum, guys..
Tiba” gw keinget kalian, terus keep contact yah, terus saling mengingatkan. Apakah kita akan terus menjadi seperti judul grup ini atau tidak, saya harap selalu.
Kalian adalah saudara dan harus saling mengingatkan.
Jangan pernah bosan dalam mengingatkan dalam kebaikan.
Jangan pernah bosan.
Jangan pernah bosan.
Jangan pernah bosan.
Kita ga mau kan menjadi seorang sahabat yang membiarkan sahabat lainnya terjerumus dalam kebathilan.
Apakah kita akan selalu dalam satu visi dan misi? yang penting adalah selalu mengingatkan dalam kebaikan.
Ayo-ayo sudah disapa & diingatkan apakah saudara & sahabat kita hari ini..? :)
Social Networking in Islam - inspired by Mufti Menk, published on Islamographic.com
Selalu jaga diri kita dan orang-orang disekeliling kita. Selalu tebar manfaat. :)
(via arrizapasha)
Source: islamographic
Ketika Mupeng menjadi Gulana
Bismillah.
Ini cuma perandai-andaian sih kalau diminta untuk membeli satu barang diantara beberapa barang yang dipilih.
Nah, 2 barang ini sepertinya sangat bikin hati ini gundah gulana entah mengapa. fiuuhh..
Sebenernya ini salah satu usaha saya untuk mendapatkan sesuatu yang telah membuat gundah gulana ini, kalau kalian sempat membaca postingan saya sebelumnya.
Heuhh…Ya Allah semoga ini langkah awal saya terhadap mimpi untuk menjadi kenyataan. aaminn :)
Celestron Power Seeker 60AZ

Nikon D3200
ga menyangka loh ini tumblr postingannya ternyata berputar-putar dari orang yang ga dikenal sampai yang ga dikenal
lhoh, anak-anak JUARRRRRRRAAAAAAAAAA ini kenapa muncul lagi, dengan adegan-adegan yang berbeda dari sebelumnya. ini sih namanya keunyuan tiada tara.
Lucu yah ngeliatnya :D
(via adenulis)
Source: really-shit
#Akibat radio rusak
Mulai dari hari ini, hmm..iya baru merasakan hikmahnya hari ini sejak 3 hari yang lalu bahwa pengisi relung-relung hati saat aku sendiri tak berdaya maupun berdaya ketika tahu bahwa radio peneman jiwa sedari aku kelas 1 SMP hingga aku lulus menjadi sarjana saat ini rusak tak dapat menangkap sinyal-sinyal frekuensinya. Tak tahulah mengapa itu semua terjadi, yang aku tahu setibanya aku di Bekasi dan sampai di kamar, keadaannya sudah seperti itu.
Suaranya, Bassnya, Treblenya, kresek-kreseknya, khas sekali untuk didengar. Aku terbujur lunglai, suram, lemah tak berdaya, melihat kondisi ku yang semakin bimbang. Ibu yang sayang kepadaku kemudian mengambilkan radio di ruang tengah dan menggantikan dengan radio ku yang rusak. Kondisi fisiknya memang jauh berbeda, lebih kecil, suaranya kurang menggelegar, tak membahana untuk melakukan konser kecil-kecilan didalam kamar. Heuuh. Tapi tak apalah.
Colokin ke colokan listrik dan geser ke tombol On. Srekk…srekkk…ngiung.. Apa ini? yang terdengar tidak semua frekuensi yang tertangkap, hanya beberapa dan semua frekuensi yang tertangkap jarang sekali aku untuk mendengarnya di radioku sebelumnya. Hueehh…apa pula ini. Lalu mau mendengar frekuensi mana ini..? Ga ada yang aku tahu jadwal acaranya pula. Kan ga asik kalo lagi tidur siang udah biasa tune in frekuensi yang biasa siaran request lagu atau memang full music di siang pas lagi aku tidur. Tiba-tiba dengan frekuensi yang baru, udah pas nih kayanya siaran request lagu-lagu atawa memang lagi siarin lagu-lagu tiba-tiba seperempat awal tidur mesti ganti acara ke acara diskusi apa lah tau pembahasan antah berantah, kan ga nyaman banget. Tapi untung di siang hari tadi pas banget nemu frekuensi yang siaran lagu-lagu terus :D.
Oke, malamnya, 1 jam sebelum membuat postingan ini, sambil mainin laptop ditemani radio kecil (ga kecil-kecil amat, bukan walkman -masih ada gitu ya?-, bukan radio-radio pake batere AAA terus didengerin pake headset kaya kalo kalian suka naik kereta api nah kalian bakal suka liat nih penumpangnya pake radio jenis yang pake batere AAA, BUKAN KAYA BEGITUAN POKOKNYA). Sambil berfikir ternyata ada hikmahnya juga dibalik rusaknya radio, digantinya radio dengan kapasitas ga bisa nerima semua frekuensi yang biasa aku dengarkan (sebenarnya antena radio kecil ini sudah patah dan diganti dengan kabel bekas telepon, kabel LAN mungkin lebih tepatnya -mungkin ini sebabnya kenapa ga bisa nerima semua frekuensi dengan baik-).
Hikmah:
1. Aku jadi bisa dan harus mendengarkan frekuensi lainnya.
2. Ternyata ga jelek-jelek amat acara di frekuensi-frekuensi lainnya.
Hikmah ini bisa juga ternyata diambil untuk kehidupan sehari-sehari. Ada kalanya kita terlalu rutin dalam melakukan segala aktivitas kita sehari-hari namun kita terkadang lupa bahwa ada kegiatan yang juga sebenarnya dapat mengisi kegiatan di aktivitas kita di keseharian. Nah, setiap manusia tidak akan sama dalam aktivitas yang jarang dilakukan ini.
Jadi, sebaiknya kita mulai merenung sejenak apakah ada yang kita lupakan atau jarang atau mungkin tidak pernah kita lakukan dalam kegiatan keseharian kita yang mungkin bisa membuat kita terlihat lebih fresh dalam berfikir dan tidak terlalu jenuh dengan aktivitas kita di keseharian.
semoga bermanfaat.
INSTANT FACELIFT :)
Wajib banget nih dilakukan kalau melihat saudara-saudara kita dalam keadaan murung. :)
Negara yang KEKURANGAN SAMPAH.
Negara yang KEKURANGAN SAMPAH.
Maju dalam Pengelolaan Limbah, Swedia Kini Kekurangan Sampah
Swedia dikenal memiliki manajemen sampah yang baik. Mayoritas sampah rumah tangga di negara Skandinavia itu bisa didaur ulang.
Kebijakan pemerintah dan budaya masyarakat yang mengerti arti kebersihan dan energi, membuat Swedia menjadi negara maju dalam pengelolaan sampah. Dalam data statistik Eurostat, rata-rata jumlah sampah yang menjadi limbah di negara-negara Eropa adalah 38 persen. Swedia berhasil menekan angka itu menjadi hanya satu persen.
Swedia, negara terbesar ke-56 di dunia, dikenal memiliki manajemen sampah yang baik. Mayoritas sampah rumah tangga di negara Skandinavia itu bisa didaur ulang atau digunakan kembali. Satu-satunya dampak negatif dari kebijakan ini adalah Swedia kini kekurangan sampah untuk dijadikan bahan bakar pembangkit energinya.
Swedia kini mengimpor 800 ribu ton sampah per tahun dari negara-negara tetangganya di Eropa. Mayoritas sampah ini berasal dari Norwegia. Sampah-sampah ini sekaligus untuk memenuhi program Sampah-Menjadi-Energi (Waste-to-Energy) di Swedia. Dengan tujuan utama mengubah sampah menjadi energi panas dan listrik.
Norwegia, sebagai negara pengekspor, bersedia dengan perjanjian ini karena dianggap lebih ekonomis dibanding membakar sampah yang ada. Namun, dalam rencana perjanjian disebutkan, sampah beracun, abu dari proses kremasi, atau yang penuh dengan dioksin, akan dikembalikan ke Norwegia.
Sedangkan bagi Swedia, mengimpor sampah adalah pemikiran maju dalam hal efisiensi dan suplai energi bagi kebutuhan manusia. Membakar sampah dalam insinerator mampu menghasilkan panas. Di mana energi panas ini kemudian didistribusikan melalui pipa ke wilayah perumahan dan gedung komersial. Energi ini juga mampu menghasilkan listrik bagi rumah rakyatnya.
Dikatakan oleh Catarina Ostlund, Penasihat Senior untuk Swedish Environmental Protection Agency, kebijakan ini bisa meningkatkan nilai dari sampah di masa depan. “Mungkin Anda bisa menjual sampah karena ada krisis sumber daya di dunia,” ujar Ostlund.
Sesudah Norwegia, Swedia menargetkan mengimpor sampah dari Bulgaria, Rumania, dan Italia. Selain membantu Swedia dalam menyediakan sumber energi, impor sampah ini juga menjadi solusi pengelolaan sampah bagi negara-negara pengekspornya.
(Zika Zakiya. Sumber: Phys.org)Sumber: http://nationalgeographic.co.id/berita/2012/10/maju-dalam-pengelolaan-limbah-swedia-kini-kekurangan-sampah
Source: nationalgeographic.co.id
Klimaks di 7 hari
Sedikit cerita yang saya rasakan di sepekan kemarin .
Sudah hampir 7 hari 6 malam saya begadang tidur lewat larut malam, bangun tidur langsung buka laptop lagi, ya 7 hari itu saya selalu melakukan hal yang sama setelah saya ujian kolokium (sidang hasil penelitian) agak banyak dan rumit juga karena harus merivisi dan menambahkan di bagian yang paling krusial, anda tahu itu bagian apa..?
Yap, bab 4. pembahasan. bagian yang paling membuat waktu saya tersita cukup banyak, sebenarnya gak jadi masalah kalau waktu yang saya butuhkan cukup banyak, tapi waktu saya sedikit, spekulasi saya minggu depannya saya harus melakukan sidang komprehensif (sidang akhir), otomatis sudah pasti harus saya kebut.
Selama proses ini banyak kejadian-kejadian yang di luar akal kepala, yang membuat saya ng-dumel, ng-gerutu, dll. Mulai dari printer eror parah, mati listrik, inet disconnect, yang semua ini benar-benar kejadian yang langka dan ga pernah terjadi secara bersamaan dan dalam waktu yang berdekatan.
Pokoknya yang saya tahu, saya cuma berfikir, kurang dari 7 hari revisian saya harus sudah beres. Mencoba sabar, terus berdoa, (*bocoran: di malam hari setelah saya sidang hasil penelitian saya nangis), semuanya tuh kaya ujian yang ga cuma sekali datang, saya kaya merasa dibawah, ga kuat, terlalu deras ujian yang diberikan. Koq bisa yah di saat genting kaya gini ujiannya malah bertambah dan makin bertambah aja.
-Kalo ada kamera di hadapan saya mungkin saya sudah lambai-lambai mungkin-
Saya tahu saya ada yang punya, saya tahu saya ada yang menggerakkan, saya tahu Allah itu lebih dekat dari apa yang paling dekat di sekitar saya saat ini.
Benar yah, kalau kita terlalu terikat dengan urusan dunia, urusan akhirat itu bisa terlalaikan, benar saja ketika saya masih merevisi di hari terakhir deadline saya sendiri untuk menyerahkan ke dospem, untuk melakukan shalat dhuha 8 rakaat saja hati saya malah seperti berpaling ke revisian.
Seperti ada yang berbisik ‘udaah, 2 rakaat aja..jam berapa niiih mau ngasih draft ke dospem jam berapa, udah ga ada waktu,buruaaann!!’
Ini nyata! ini saya alami, kata-kata ini ada saat saya sedang shalat dhuha.
Tapi saya sudah menyerahkan semuanya ke yang Maha memiliki waktu pagi dan malam hari. Saya ikhlas.
Saat itu juga langsung ada yang berbisik ‘Mau, dibantu sama Allah ga? yaudah 8 rakaat selesaikan, tidak usah khawatir, Allah akan bantu’
Ini nyata dan saya alami, kata-kata ini ada saat saya sedang shalat dhuha di rakaat kedua setelah salam.
8 rakaat saya selesaikan. Saya kembali mengerjakan draft saya sampai jam 12 tepat dhuhur kemudian saya langsung ke kampus untuk menyerahkan hasil revisian yang sudah menguras ke-emosional-an saya selama kurang dari sepekan.
Ekspektasi saya yang saya pikirkan sebelum-sebelumnya adalah ketika saya menyerahkan revisian ke dospem dan harus menunggu harus direvisi lagi atau tidak dan ga tau mesti direvisi berapa kali lagi untuk maju ke sidang komprehensif.
Subhanallah. Alhamdulillahirabbil ‘alamin. Semuanya 180 derajat dari khayalan-khayalan buruk saya. Revisian saya langsung dibaca kurang dari 2 menit dan dospem saya langsung berkata ‘yaudah, kamu langsung maju untuk sidang komprehensif saja yah.’ Saya kaget saya gak percaya, tapi itu nyata dan saya harus percaya. ‘Tanggal 21 jan. coba kamu tanyakan ke dosen yang lain bisa atau tidak, jam 10 yah.’ Hah??!! *muka shock cengo apapunlah yang bikin saya ‘haaah..??!!’
Saya cuma bisa bilang ke beliau, ‘hee..haa? ohh..iya pak, Insya Allah akan segera saya tanyakan ke dosen yang lain’
Klimaks ujian hidup saya kali ini adalah disaat sepekan revisian tersebut, saya yakin ini bukanlah cuma ujian sidang kelulusan saya tapi Allah juga sepertinya merencanakan juga untuk ujian ke-emosional-an, kesabaran, kedekatan saya denganNya.
Semuanya benar-benar tak terduga. Banyak kejadian-kejadian di luar akal memang kalau kita sudah berurusan dengan Allah.
Jangan pernah menyepelekan dan pekalah terhadap intuisi yang berbisik seperti contohnya yang diatas ketika saya sedang shalat, mungkin sama-sama baik tapi yakinlah bahwa ada yang terbaik, yang saya rasakan saat itu adalah intuisi tersebut adalah key word / bantuan-bantuan kecil yang diberikan oleh Allah kepada saya.
Hal yang paling sulit adalah ketika kita mungkin berfikiran ‘masa sih? gw percaya koq, tapikan…’
Cobalah terlebih dahulu, kalau kita sudah berurusan dengan Allah semua yang terasa mustahil akan menjadi nyata tepat dihadapan kita. Yap..tepat dihadapan kita. :)
Wallahu A’lam bishawab
Semoga Bermanfaat
Kucing~
Subhanallah… apa yang anda lihat di tubuh kucing ini?
Kenapa Nabi Muhammad SAW mencintai kucing??
NABI Muhammad saw. memiliki seekor kucing yang diberi nama Mueeza. Suatu saat, kala Nabi hendak mengambil jubahnya, ditemuinya Mueeza sedang terlelap tidur dengan santai di atas jubah tersebut. Tak ingin mengganggu hewan kesayangannya itu, Rasulullah memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya.
Ketika Rasulullah kembali ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk sujud kepada majikannya. Sebagai balasan, Rasulullah menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan mungil kucing itu sebanyak tiga kali.
Dalam aktivitas lain, setiap kali Rasul menerima tamu di rumahnya, beliau selalu menggendong Mueeza dan ditaruh di pahanya. Salah satu sifat Mueeza yang disukai Rasul ialah selalu mengeong ketika mendengar adzan dan seolah-olah suaranya terdengar seperti mengikuti lantunan suara adzan.
Kepada para sahabatnya, Rasulullah berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan, layaknya menyayangi keluarga sendiri. Hukuman bagi mereka yang menyakiti hewan lucu ini sangat serius. Dalam sebuah hadis shahih Al Bukhari, dikisahkan tentang seorang wanita yang tidak pernah memberi makan kucingnya dan tidak pula melepas kucingnya untuk mencari makan sendiri. Nabi Muhammad saw pun menjelaskan bahwa hukuman bagi wanita ini adalah siksa neraka.
Dari Ibnu Umar ra., bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Seorang wanita dimasukkan ke dalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberikan makan bahkan tidak diperkenankan makan binatang-binatang kecil yang ada di lantai,” (HR. Bukhari).
Nabi menekankan di beberapa hadis bahwa kucing itu tidak najis. Bahkan, diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing karena dianggap suci.
♥ Hasil penelitian laboratorium ♥
Telah dilakukan berbagai penelitian terhadap kucing dari berbagai perbedaan usia, perbedaan posisi kulit, seperti punggung, bagian dalam telapak kaki, pelindung mulut, dan ekor. Pada bagian-bagian tersebut dilakukan pengambilan sample dengan usapan. Disamping itu, dilakukan juga penanaman kuman pada bagian-bagian khusus. Selain itu, diambil juga cairan khusus yang ada pada dinding dalam mulut dan mengusap lidah. Penelitian ini dilakukan di rumah sakit Hamdan dan Rumah sakit Yaman di Damaskus. Adapun hasil yang didapatkan adalah :
1. Hasil yang diambil dari kulit luar ternyata negatif, meskipun dilakukan berulang-ulang.
2. Perbandingan yang ditanamkan memberikan hasil negatif sekitar 80% jika dilihat dari cairan yang diambil dari dinding mulut.
3. Cairan yang diambil dari permukaan lidah memberikan hasil negatif.
4. Kuman yang ditemukan saat proses penelitian dilakukan berasal dari kelompok kuman yang dianggap sebagai kuman biasa yang berkembang pada tubuh manusia dalam jumlah terbatas seperti enterobacter, streptococcus, dan taphylococcus. Jumlahnya kurang dari 50 ribu pertumbuhan.
5. Tidak ditemukan kelompok kuman yang beragam.
Berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba. Liurnya bersih dan membersihkan.
♥ Komentar Para dokter yang bergelut dalam bidang kuman.♥
Menurut Dr.George Maqshud, ketua laboratorium di Rumah sakit Hewan Baitharah, jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing. Jika kuman itu ada, maka kucing itu akan sakit.
Setelah melakukan penelitian terhadap berbagai cairan untuk membandingkan liur manusia , anjing dan kucing, Dr.Gen Gustafin menemukan bahwa kuman yang paling banyak terdapat pada anjing, kemudian manusia memiliki seperempat dari anjing, lalu pada kucing terda[pat setengan dari kuman manusia. Dokter hewan di RS hewan damaskus, Said Rafah menegaskan bahwa kucing memiliki perangkat pembersih yang bernama lysozyme.
Kucing tidak menyukai air, karena air tempat yang sangat subur untuk tumbuhnya bakteri, terlebih pada air yang tergenang. Kucing menjaga kestabilan kehangatan tubuhnya. Ia menjauh dari panas matahari, tidak dekat dengan air. Tujuannya supaya bakteri tidak berpindah kepadanya. Iilah yang menjadi faktor tidak addany akuman pada tubuh kucing. (Pembahasan ini ada dalam kajian fikih Al-Syafii dengan kaidah ”kering yang bersih”)
Mukjizat pada hadis Nabi;.
Sisa makanan kucing hukumnya suci. Hadis Kabsyah binti Ka’b bin Malik menceritakan bahwa abu Qatadah, mertua Kabsyah, masuk rumahnya. Lalu Ia menuangkan air untuk wadhu. Pada saat itu datang seekor kucing yang ingin minum. Lantas Ia menuangkan air ke bejana sampai kucing itu minum. Kabsyah berkata, ”Perhatikanlah”. Abu Qatadah berktata,”Apakah kamu heran?”. Ia menjawab,”Ya’. Lalu Abu Qatadah berkata bahwa Nabi pernah bersabda,”Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling dalam rumah (binatang rumahan),” (HR Al Tirmidzi, Al Nasa’i, Abu Dawud dan Ibnu Majah).
Diriwayatkan dari Ali bin Al Hasan, dari Anas yang menceritakan bahwa Nabi SAW pergi ke Bathan suatu daerah di Madinah. Lalu Beliau berkata,”Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana”. Lalu Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun seekeor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu. Nabi ditanya mengenai hal tersebut dan Beliau menjawab,”Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.”
Diriwayatkan dari Abu Qatadah RA, yang mendengar Rasulullah SAW bersabda tentang kucing, ”Ia tidak najis. Ia binatang yang sering keliling diantara kalian.” Hadis ini diriwayatkan oleh Malik, Ahmad dan imam hadis lain. Oleh karena itu kucing adalah binatang yang badan, keringat, bekas dan sisa makananntya suci (Lih. Ibnu Taimiiyah , Syarh Jawami’ al Akhbar, dengan komentar dari Syaikh Abdurrahman bin Nashir Al-Barrak.)
Aisyah pernah melihat nabi berwudhu dari sisa jilatan kucing. (HR. Al Baihaqi, Abd Razzaq, dan Daruquthni)
Sisi kemukjizatan.
Dari hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang telah dilakukan di laboratorium khusus hewan , ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan.Bahkan ia lebih bersih dari manusia. Allah SWT membekali kucing dengan otot yang melindungi kulitnya dari kuman.
Dari hadist-hadist tersebut jelaslah bahwa ketika nabi mengatakan bahwa kucing itu suci, kemudian wudhu dengannya, nabi menunjukan kepada kita tentang sucinya kucing. SUBHANALLAH, bagaimana mungkin nabi mengetahui bahwa kucing tidak najis tnanpa melakukan penelitian ilmiah.???
Semua itu tidak akan terjadi jikka ia bukan seorang utusan Allah yang tidak pernah berbicara menggunakan nafsu. Mahabenar Allah ketika berfirman
”Tiadalah yang diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya, Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang di wahyukan (kepadanya)”. ( QS.Al-Najm (53):3-4)—————-
Sumber : diandka.blogspot.com/2010/12/rasulullah-saw-mencintai-kucing.htm




